NAHDLATUL ULAMA: DINAMIKA IDEOLOGI DAN POLITIK KENEGARAAN
Sinopsis NU telah mengalami dinamika yang begitu besar sejak berdirinya tahun 1926. Namun, dalam konteks kenegaraan dan kebangsaan organisasi Islam terbesar di Indonesia itu tetap konsisten mempertahankan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI. NU berhasil mendefinisikan Islam dalam konteks kebangsaan sesuai dengan paham Ahlussunnah Wal Jamaah . Namun, NU sedang menghadapi persoalan serius dalam kehidupan sosial, keagamaan dan politik. Godaan politik praktis membayangi para elitnya. Apakah benar peran politik NU dapat membahayakan organisasi itu beberapa dekade ke depan? Melalui muktamar tahun 2010, NU berusaha melakukan refleksi atas peran yang telah dimainkan selama lima tahun sebelumnya dan mengagendakan perbaikan umat (kader dan jemaah) dalam konteks kebangsaan. NU mesti menegaskan eksistensi dirinya sebagai organisasi sosial-keagamaan yang tidak berpolitik praktis serta mampu merawat jemaahnya yang akan menentukan keberhasilan NU. Daftar Isi Pengantar Editor Bab 1 Nahdlatul Ulama dalam Kepu...